| |
aziz zabidi
|
info
Nama penuh
Abdul Aziz Mahamad Zabidin
Email
arjosh81@yahoo.com
Laman web lain
http://
|
Notasi Labah-Labah
Sebuah Sajak yang disumbangkan pada
5/5/2008 6:58:31 PM
|
i Aku sendirian di dalam trem labah-labah, merayap bersama sumpahan sejarah yang legam di kaca jendela. Masa lalu yang tertinggal dan masa depan yang runcing
ii Apakah Camus menggumam nama Tuhan malam ini? Apakah Sartre telah terhumban ke neraka? Terlalu merbahaya pemberontakan sang jiwa Terlalu liar abjad-abjad gelap untuk jadi setangkai haiku Mungkinkah pari-pari mogok lapar di kedutaan Amerika waktu sang presiden tidur di dada pelacur? Mungkinkah hemlock di rengkungan Socrates bisa menukar Athen jadi kota utopia? Ataukah Jebat terlalu revolusioner untuk jadi sultan Melaka?
iii Manusia terlalu banyak bicara tentang filsafat, tentang jalan tak ada ujung, tentang pintu tertutup, tentang orang asing hingga akhirnya di cermin tak seorangpun kenal wajah sendiri. Kosmos dalam diri makin buta bahkan untuk mengenal cahaya Masih sucikah bulan atau telah ternoda?
iv Aku mengutip tiket perjalanan yang tak pernah kubeli sambil menatap wajah sendiri di kerusi kelas tiga. Bayang-bayang sedemikian pantas memotong trem perjalananku yang tak terencana destinasinya. Kembali wajah kekasih mengirim pamflet-pamflet darah. Masa lalu yang tertinggal dan masa depan yang runcing.
19 November 2006
Penyair – esastera
|
| Komen (1) |
|
nama sfrizalman
8/21/2009 10:33:42 AM
Diluar jangkauan pemikir. Jujur dan berhemah. Nadanya jua tampak kemas. Tidak sia-sia membacanya. Moga terus berkarya
|
|